FAQ Pelanggan

RUMAH FAQ Pelanggan

Kompresor Udara Sekrup: Memahami Prinsip Kerja

Kompresor Udara Sekrup: Memahami Prinsip Kerja
September 26, 2023

Kompresor udara ulir, juga dikenal sebagai kompresor ulir putar, merupakan perangkat serbaguna dan banyak digunakan di berbagai industri. Ini beroperasi berdasarkan mekanisme sederhana namun efektif yang menjamin kompresi udara yang efisien.

Komponen utama kompresor udara ulir adalah dua rotor yang saling bertautan, biasanya disebut sebagai rotor jantan dan betina. Rotor ini dirancang dengan lobus heliks atau sekrup yang menyatu saat kompresor beroperasi.

 

Saat kompresor dihidupkan, rotor jantan dan rotor betina berputar berlawanan arah. Saat rotor berputar, udara ditarik ke dalam ruang di antara lobus. Bentuk heliks dari rotor memungkinkan pengurangan volume kantong udara secara bertahap. Secara bersamaan, udara dikompresi dan didorong menuju lubang pembuangan.

 

Proses kompresi pada kompresor udara ulir terjadi dalam tiga tahap: inlet, kompresi, dan debit. Selama tahap inlet, udara ditarik ke dalam kompresor melalui filter inlet. Udara kemudian terperangkap di antara lobus rotor saat berputar, menciptakan area tertutup untuk kompresi.

 

Pada tahap kompresi, volume udara yang terperangkap berkurang seiring dengan putaran rotor yang terus menerus. Pengurangan volume ini menyebabkan peningkatan tekanan udara. Udara terkompresi kemudian dipaksa menuju lubang pembuangan.

 

Terakhir, pada tahap pelepasan, udara bertekanan mencapai lubang pembuangan, yang dihubungkan ke penerima udara atau sistem tempat udara bertekanan digunakan. Tekanan udara yang dibuang dapat diatur menggunakan sistem kontrol terintegrasi, memastikan tekanan tersebut memenuhi persyaratan spesifik aplikasi.

 

Salah satu keuntungan penting dari kompresor udara ulir adalah pengoperasiannya yang berkelanjutan. Berbeda dengan kompresor reciprocating yang beroperasi dalam siklus, kompresor ulir menyediakan pasokan udara bertekanan secara terus menerus. Fitur ini sangat berguna dalam aplikasi yang memerlukan sumber udara bertekanan yang konstan dan andal.

 

Selain itu, kompresor udara ulir dikenal karena efisiensi dan keandalannya. Desain lobus heliks, serta jarak bebas minimal antar rotor, memastikan proses kompresi yang lancar dan efisien. Hal ini menghasilkan pengurangan konsumsi energi dan peningkatan daya tahan kompresor.

 

Kesimpulannya, prinsip kerja kompresor udara ulir berkisar pada putaran dua rotor heliks yang saling bertautan. Mekanisme ini memungkinkan pengurangan volume udara secara bertahap, yang mengarah pada kompresi dan selanjutnya pembuangan udara bertekanan. Dengan pengoperasian, efisiensi, dan keandalan yang berkelanjutan, kompresor udara ulir telah menjadi komponen penting di berbagai industri, memungkinkan pemanfaatan udara bertekanan secara efektif.

Tinggalkan pesan

Tinggalkan pesan
Jika Anda tertarik dengan produk kami dan ingin mengetahui lebih detail, silakan tinggalkan pesan di sini, kami akan membalas Anda sesegera mungkin.
kirim

RUMAH

PRODUK

ada apa

Kontak